Selasa, 24 Juli 2012
Pengertian Hilal, Hisab dan Rukyat
Jumat, 20 Juli 2012
Jadwal Lengkap Puasa Ramadhan 1433 H Seluruh Indonesia Tahun 2012
Senin, 06 September 2010
Koleksi Lengkap SMS Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri
Senin, 23 Agustus 2010
Cara Membuat Puding Susu Stroberi
Menu Buka Puasa : Puding Susu Stroberi
7 g bubuk agar putih
100 g gula pasir
400 ml air
200 ml susu tawar cair
3 sdm susu kental manis
¼ sdt garam halus
½ sdt pasta stroberi
Pelengkap Penyajian:
100 g stroberi, potong-potong
Cara Membuat:
1. Larutkan bubuk agar dengan air, gula pasir dan garam, aduk rata. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih.
2. Tuang susu tawar cair dan susu kental manis. Aduk rata, didihkan kembali. Angkat.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian, tambahkan pasta stroberi pada salah satu bagian dan biarkan putih pada bagian lainnya.
4. Siapkan gelas saji atau cetakkan puding. Tuang adonan agar putih. Dinginkan hingga mengeras. Tuang adonan agar stroberi, bekukan kembali. Tutup atasnya dengan adonan putih hingga gelas atau cetakan puding penuh. Dinginkan.
5. Sajikan puding dengan dilengkapi potongan buah stroberi sebagai pelengkap penyajian.
Untuk 8 Porsi.
Tips: Buah stroberi bisa dicampurkan ke dalam adonan sebagai bahan isi puding. Basahi cetakan puding dengan air matang sebelum digunakan agar puding mudah dikeluarkan. (Yahoo!News)
Senin, 16 Agustus 2010
TV Jerman Tayangkan Jadwal Imsakiyah Ramadan
Pakar Info - Salah satu stasiun televisi Jerman menyiarkan jadwal imsakiyah puasa selama bulan suci Ramadan yang dimulai Rabu (11/8).
Pengelola stasiun televisi itu mengaku ingin mempromosikan integrasi dan membuat para pemirsa non Muslim peka terhadap soal itu.
Di tengah debat tak berkesudahan mengenai integrasi di Jerman, para politisi dan pengamat berungkali menyeru imigran yang kebanyakan muslim untuk lebih mengadopsi tradisi Jerman.
Baca Selengkapnya
Minggu, 15 Agustus 2010
Baju Muslim Lucu buat Anak
Pakar Info - Banyak orangtua kerap bingung saat mencarikan baju muslim yang pas buat sang buah hati. Peluang ini rupanya dicermati pula pasangan suami istri Nurrohmah dan Arif Budiyono, warga Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat. Tak kurang dari 73 model mereka buat dengan label Mufida Collection.
Nurrohmah dan Arif membuat baju muslim dengan corak beragam, ada binatang hingga karakter tokoh kartun Upin dan Ipin. Ada karakter sehingga anak-anak mau memakainya. Kalau hanya sekadar jilbab polos saja maka anak-anak susah mau pakai jilbab," jelas Nurrohmah, belum lama berselang.
Memasuki Ramadan kali ini, Nurrohmah kian disibukkan dengan melonjaknya pesanan busana muslim untuk anak. Saat ini mereka memproduksi 200 potong busana muslim. Padahal di hari biasa hanya mencapai 100 potong. "Setiap evaluasi selalu naik grafiknya," ucap Arif.
Siapa sangka usaha yang hanya bermodalkan sekitar Rp 15 juta kini mampu meraup omzet hingga Rp 80 juta per bulan. Salah satu kunci suksesnya, mampu memanfaatkan internet untuk memasarkan produk-produk mereka lewat situs rumahmufida.com.
Rabu, 11 Agustus 2010
Umat Muslim di Solo Buka Puasa di Gereja
Berbuka Puasa di Gereja
Solo - Di sini pernah terjadi sebuah keindahan menjalankan ibadah. Antar umat beragama saling menghormati. Tak hanya itu, mereka juga saling menunjukkan simpati sekaligus menolong antarumat beragama. Bahkan setiap bulan Ramadan, ratusan muslim berbuka puasa di dalam gereja. Begitulah kenyataan yang sempat terjadi di Solo, Jawa Tengah.
Gereja Kristen Jawa Manahan, Solo, sudah 13 tahun ini menggelar acara buka bersama. Ini telah berlangsung sejak krisis moneter melanda negeri sekitar tahun 1997. Niat awal didasari oleh rasa iba kepada saudara muslim yang kurang mampu. Sebagian besar yang ikut serta kegiatan itu adalah tukang becang, buruh bangunan, pedagang asongan dan lain-lain.
Tapi, buka puasa bersama ini memang tidak gratis. Hanya saja harga makanannya supermurah. Cuma dipungut biaya Rp 500 per porsi, mereka bisa menghemat pengeluaran uang konsumsi dibandingkan dengan memasak sendiri. Pihak GKJ Manahan berharap dengan bisa menghemat, ketika Lebaran mereka akan memiliki uang yang cukup untuk merayakan hari idul fitri itu.
Setiap hari, sedikitnya ada 200 – 300 orang yang ikut kegiata buka bersama di salah satu ruangan di GKJ Manahan. Setiap mendekati waktu buka puasa, halaman GKJ Manahan akan dipenuhi dengan becak dan sepeda onthel milik masyarakat yang kurang beruntung tersebut. Selain itu, dari kalangan umat Kristen juga sibuk mempersiapkan hidangan yang akan disajikan.
Menu buka puasa yang disajikan juga selalu berganti setiap harinya. Kadang, kari ayam, soto ayam maupun sop ayam. Intinya masakan yang berkuah dan menggunakan daging ayam. Pihak panita lebih memilih daging ayam daripada daging sapi. Tujuannya untuk mencegah terjadinya pencampuran daging sapi dengan daging lainnya. Untuk memasak, pihak GKJ Manahan Solo menyerahkan kepada para ibu-ibu jemaat gereja untuk memasaknya. Pihak gereja juga meyakinkan bahwa semua masakannya halal. Bahkan, seringkali organisasi agama Islam melakukan pengecekan dalam hal memasak. Pihak GKJ Manahan sangat menghormati umat Islam sehingga mempersilahkan untuk melihat proses memasaknya jika ada kekhawatiran.
Kegiatan ini tidak ada misi atapun pesan tertentu untuk melakukan kristenisasi kepada umat Islam. Bahkan, pihak gereja juga mengundang kepada para ustad untuk memberikan kuliah tujuh menit sebelum melakukan buka puasa. Selain itu, pihak gereja juga menyiapkan tempat untuk melakukan sholat maghrib di salah satu ruangan di komplek gereja.
Namun, semua itu kini akan tinggal kenangan. Sebabnya, muncul sebuah kelompok bernama Forum Ukhuwah Islamiyah Elemen Umat Islam Surakarta yang menolak buka bersama yang digelar gereja itu. Menurut Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Solo, Dahlan Harjo Taruno, buka bersama masuk ke wilayah ibadah umat muslim.
"Musyarawarah sejumlah elemen umat Islam se- Surakarta menolaknya," kata Dahlan. "Sebagai gantinya sejumlah masjid di Surakatya akan menggelar acara buka bersama secara gratis."
Ketua Bhinneka Peduli Kemanusiaan dan Perdamaian Solo sebagai penyelenggara bersama GKJ Manahan, H Zainal Abidin Achmad, mengatakan tidak mempermasalahkan penolakan itu.
“Kami malah bersyukur. Saya pun berharap semoga buka bersama yang dilakukan forum tersebut lebih baik dari kita,” katanya. “Yang kita inginkan adalah suasana kondusif, rukun dan damai. Jadi, kita menghargai keinginan atas penolakan ini."
Senin, 09 Agustus 2010
Rukyat dan Hisab, Mengapa Ada Dua Metode Penghitungan?
Rasul Tak Pernah Ramal Kapan Puasa
Pakar Info - SETIAP Ramadan kita senantiasa berurusan dengan kata rukyat dan hisab . Mengapa ada dua metode penghitungan? Mengapa Nahdlatul Ulama (NU) memilih menggunakan rukyat dan Muhammadiyah memilih hisab? Berikut petikan perbincangan dengan KH Ahmad Ghazalie Masroeri, Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, mengenai seluk beluk ilmu falak dan cara menentukan hari pertama Ramadan.
Menjelang Ramadan, masalah ilmu falak, rukyat dan hisab selalu menarik perhatian. Sebenarnya bagaimana posisi ilmu falak dalam sistem perkalenderan internasional?
Ilmu falak atau astronomi sebenarnya hingga saat ini belum memiliki acuan baku yang sudah disepakati oleh semua negara. Hanya, memang pernah ada usulan tentang kriterianya. Misalnya jika sudah 7 derajat, maka hal itu baru disebut masuk 1 Ramadan. Di negeri ini pernah ada gagasan menyatukan almanak Islam tingkat nasional yang diprakarsai Masjid Salman ITB. Namun belum juga tercapai kesepakatan. Mengenai rukyat, kita harus tahu maknanya dulu. Rukyat itu observasi. Observasi terhadap benda-benda langit ini sebenarnya sudah dilakukan orang sebelum Masehi. Sejarah mencatat Nabi Ibrahim yang hidup ribuan tahun sebelum Masehi sudah melakukan observasi benda langit.
Dari observasi yang kemudian disertai dengan kegiatan pencatatan inilah yang nantinya melahirkan ilmu yang bernama astronomi atau ilmu falak. Lalu berkembang dan sebagian lagi disebut ilmu hisab atau practical astronomi. Jadi yang namanya ilmu astronomi dan hisab itu berdasarkan dari hasil observasi atau rukyat. Atau dengan kata lain rukyat adalah induk yang melahirkan kedua ilmu tadi. Tanpa ada rukyat mustahil lahir kedua ilmu tadi. Namun nilai rukyat tidak hanya melahirkan kedua ilmu.
Apa nilai lainnya?
Ada nilai ilmiah, kebersamaan, dan kemudahan, juga iman yang dikandung oleh rukyat. Rasulullah sendiri melakukan rukyat. Ini bisa dimaknai bahwa agama Islam adalah agama yang mudah. Coba kita bayangkan bagaimana jika semua orang harus membuka ”buku pintar” hisab? Sangat sulit bukan? Karena itu sangat mudah kita melakukan observasi atau rukyat, daripada rumit-rumit membuat hisab.
Waktu saya masih kecil dan tinggal di kampung, suasana masih gelap dulita dan tidak ada listrik. Radio pun tidak ada. Ibu saya menerawang bulan dengan menggunakan kerudung. Hasilnya, ia langsung bisa mengatakan hari itu 1 Ramadan. Sekarang hal itu hampir tidak bisa dilakukan, karena semua orang ingin instan saja, tidak mau melakukan rukyat. Padahal hisab itu selain rumit juga berbeda-beda.
Seperti apa perbedaannya?
Di Indonesia saja paling tidak ada 25 metode hisab, dari yang paling rendah tingkat akurasinya sampai yang tinggi akurasinya. Perbedaan dalam hitungan menit atau jam ya masih bisa ditoleransi, tetapi kalau perbedaan sudah hitungan hari, itu sangat fatal. Kita pernah mengalami hal yang fatal ini.
Kapan itu terjadi?
Pada 2006 terjadi Jawa Timur, ada metode yang memberikan prediksi bahwa hilal sudah sangat tinggi. Karena gabungan dari pengondisian dan ketidaktahuan pe-rukyat, maka dilaporkan hal itu hilal. Padahal bukan.
Ada contoh lain. Pada tahun ini ada Maulid Nabi Muhammad. Almanak yang dibuat Depag dan NU itu berbeda pada awal bulannya. Perbedaannya sampai sehari. Bersandar dari contoh itu, mari kita kembali pada Rasulullah, yang memang tidak pernah merujuk pada hisab. Selain itu dengan mendorong orang-orang untuk mengobservasi atau me-rukyat benda-benda langit, maka akan lebih menghayati ciptaan Allah yang begitu besar dan luas, apalagi Sang Penciptanya. Itu diharapkan hal itu akan menambah iman.
Selain itu rukyat juga bisa mempersatukan umat, karena kita melihat realitas di lapangannya itu seperti apa. Kalau hisab metode satu dengan yang lainnya saja berbeda, bagaimana bisa mempersatukan umat. Mengenai perlunya penyatuan almanak, saya saat di ITB pernah mengatakan hal itu bisa disatukan asalkan memenuhi kriteria.
Apa saja kriterianya?
Pertama kriteria astronomis, kedua geografis, ketiga politis dan keempat kriteria syar'i. Kalau ini bisa dipenuhi semua maka terwujudlah almanak yang satu. Kriteria astronomis terpenuhi bila ada penampakan hilal. Mengenai kriteria geografis ini perlu saya tegaskan, karena ada beberapa kelompok Islam Indonesia yang mengikuti rukyah global. Padahal kita ini kan di Indonesia. Mengenai aspek politis, bahwa hasil semua ini harus mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. Dan sertifikasi pemerintah ini bila sudah memenuhi syar'i, yaitu setiap bulan harus ada Itsbat. Perjuangan ke arah almanak Islam nasional, dengan demikian, masih berada di tahap awal.
Sekarang ini banyak yang sudah mengatakan penetapan awal Ramadan sama antara NU dan Muhammadiyah sama, namun penetapan 1 Syawal-nya bisa berbeda.
Apa komentar Anda?
Saya berharap 1 Syawalnya juga bisa sama-sama. Tapi saya tidak bisa menjamin seperti itulah yang bakal terjadi. Pada saat rapat, Badan Hisab dan Rukyat diminta berdoa agar nanti bisa sama. Hmm, betapa kami berupaya untuk menyamakan itu, sehingga kami meningkatkan pasukan kami untuk rukyat. Yang dulu titik untuk rukyat hanya 55, sekarang kami menambahan titik pemantaun, menjadi 99 titik.
Dengan ikhtiar yang sudah seperti ini, kami tinggal berharap Allah SWT mengizinkan kita untuk bisa berpuasa bersamaan.
Tetapi saya tidak bisa menjamin. Orang memang kadang-kadang menilai begini, mengapa NU kok tidak segera saja mengumumkan. Bahkan ada yang menilai NU tidak bisa menghitung, ya saya ketawa saja mendengar adanya perkataan seperti itu. Untuk menentukan 10 Agustus sebagai awal puasa, kami sudah menghitung sejak tiga tahun lalu. Kami ikhtiar dan terus ikhtiar.Ikhtiar kami pada hari itulah kita rukyah, mengenai hasilnya ya terserah Allah. Tapi perlu saya garisbawahi rukyat ditambah dengan hisab itu sangat enak.
Seperti apa enaknya?
Gampangnya seperti ini, kalau hisab mengatakan bahwa matahari waktu terbenam nanti, diperhitungkan letaknya di sebelah utara titik barat sekian derajat tingginya, maka saya harus menengok ke mana, saya kan jadi tahu. Ini kan untuk memandu dan memudahkan. Ini juga untuk menghindari kesalahan dan menghindari kebodohan. Mengapa saya perlu tegaskan hal ini? Karena pernah terjadi pada 2006 peristiwa yang mempertunjukkan kesalahan dan kebodohan.
Seperti apa kejadiannya?
Waktu itu kami menerima laporan dari Bangkalan Madura. Laporan itu mengatakan hilal terlihat, padahal semua ahli hisab, ahli astronomi dengan berbagai pertimbangan ilmiahnya mengatakan hilal tidak akan terlihat. Maka laporan seperti itu harus dianggap bohong. Jadi di sinilah peranan ilmu hisab.
Namun namanya juga perhitungan oleh manusia, bisa saja salah, maka kita lakukan rukyat. Inilah yang namanya bisa untuk saling mengoreksi. Makanya pada saat rapat Badan Hisab dan Rukyat, saya katakan bahwa saya menyerukan kepada para astronom dan ahli hisab, untuk selalu inovatif. Jangan statis.
Supaya tidak statis, harus selalu mengoreksi hitungannya, dan cara mengoreksi ya harus dengan menggunakan rukyat. Rukyat itu adalah instrumen untuk mengoreksi. Untuk apa yang namanya teropong bintang di Boscha dan Planetarium, bila tidak untuk melakukan kegiatan ini.
NU dengan berbagai keterbatasannya saja mempunyai kesungguhan sehingga menyebar pemantau hilal ke mana-mana. Kalau pemerintah dalam hal ini Kemenag dan Kemenkominfo memfasilitasi kepentingan rukyat di seluruh wilayah Indonesia setiap bulan, maka makin tinggi tingkat keakurasiannya. Kita sebenarnya bisa memanfaatkan IT yang kita miliki. Yang sederhana saja seperti NU bisa mlaku kok.
NASA itu setiap hari melakukan observasi benda-benda langit lho.
Di Indonesia penggunaan dua metode (hisab dan rukyat) sering menimbulkan aspek sosial tersendiri. Apa komentar Anda?
Aspek sosial dalam hal ini perbedaan yang menjurus kepada persaingan sebenarnya tidak perlu terjadi bila, semua pihak sadar dan mengikuti Rasulullah Saw. Saya berharap kepada umat Islam seluruhnya tanpa terkecuali, mari bersama-sama mengawali dan mengakhiri Ramadan. Karena kami mengikuti cara Rasulullah, maka kami pun siap ”bercerai” dengan pemerintah, bila pemerintah tidak mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah.
Kami sudah pernah ”bercerai” dengan pemerintah dan uniknya pada waktu itu presidennya Gus Dur. Gus Dur mungkin karena dibisiki oleh stafnya atau bagaimana dan yang mbisiki itu tidak tahu persoalan, maka Gus Dur mengikuti yang hisab saja. Kita tegas menyatakan berpisah dengan pemerintah, karena dari kacamata NU pemerintah saat itu tidak mengikuti Rasulullah. Begitu prinsip kami waktu itu, dan kami akan konsisten untuk bersikap yang sama untuk saat ini dan masa mendatang.
Hari Ini Jamaah An-Nadzir Mulai Puasa
Hari Ini Jamaah An-Nadzir Mulai Puasa
Pakar Info - Makassar : Jamaah An-Nadzir memulai puasa Ramadan pada Senin (9/8/2010). Pasalnya, dalam pengamatan mereka, tanda-tanda pergantian bulan qomariyah dari Syaban ke Ramadan telah ada sejak empat hari terakhir.
Hal itu dikemukakan Pimpinan Jamaah An-Nadzir Lukman Andi Bakti kepada okezone, Minggu (8/8/2010). Lukman mengatakan, mereka telah melakukan pengamatan sejak awal pekan lalu untuk menentukan penanggalan awal Ramadan. Menurutnya, Senin ini adalah hari pertama Ramadan 1431 Hijriyah.
“Guna berhati-hati kami akan memulai sahur pada Senin subuh. Jika tanda-tanda alam yang kami amati memperlihatkan terjadinya pergantian bulan, maka kami akan melakukan puasa pertama Ramadan. Namun jika subuh belum menandakan bulan baru. Maka puasa tidak dilanjutkan. Itu untuk sikap berhati-hati,” tutur Lukman.
Jamaah yang bermukim di kampung Romanglompoa, Kelurahan Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, ini melakukan pengamatan dengan mengamati pergerakan bulan di langit. Dengan menggunakan kain hitam tipis, pergerakan bulan dari satu malam ke malam lainnya diamati. Tanda-tanda alam berupa pasang surut air laut dan guntur juga menjadi penandanya.
“Air pasang itu terjadi dua kali sebulan. Pada pertengahan dan akhir bulan qomariyah. Pada pasang air laut akhir bulan, akan terjadi stagnasi air pasang beberapa saat lamanya di mana air pasang tidak naik dan tidak surut. Beberapa saat kemudian air pasang akan surut dan inilah saat yang menandakan terjadinya pergantian bulan,” ujar Ponakan Lelaki yang kesehariannya selalu mengenakan sorban hitam ini.
Selain melihat bentuk dari bulan, jamaah yang identik dengan rambut sebahu yang diwarnai pirang itu juga melihat waktu terbitnya bulan pada tiga hari terakhir Syaban. Ini diperlukan untuk mengetahui terbitnya bulan dari malam ke malam yang hanya terpaut 30 menit.
Jamaah An-Nadzir memiliki 700 anggota. Mereka membentuk komunitas di Kabupaten Gowa. Identitas mereka sangat mudah diketahui, yakni dari rambut pirang. Jamaah lelaki dan perempuan juga selalu mengenakan pakaian serba pakaian hitam.
Sejak beberapa tahun ini, Jamaah An-Nadzir selalu berbeda dengan pemerintah dalam menentukan awal Ramadan maupun Hari Raya Idul Fitri. (Okezone News)
Jumat, 06 Agustus 2010
Download Peta Jalur Mudik 2010
Info Mudik 2010
Pakar Info - Download Peta Jalur Mudik 2010
Mudik sudah menjadi tradisi turun-temurun di Indonesia, anda bisa membayangkan bagaimana kondisi di tempat-tempat vital seperti terminal, bandara, stasiun apalagi jalan yang sudah pasti macet total. Untuk itu sebelum memulai mudik anda harus mempersiapkan barang-barang bawaan anda, seperti pakaian, oleh-oleh dan lain sebagainya. Dan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan sendiri, anda harus memiliki PETA MUDIK 2010, supaya gak kesasar...
Berikut beberapa peta mudik yang dapat anda download :
Lihat Peta Mudik versi Tempo Interaktif
Download Peta Mudik 2010 Terbaru
Rabu, 04 Agustus 2010
MANFAAT MEDIS SHALAT DHUHA
Amalan di Bulan Ramadhan
Pakar Info - Manfaat Medis Shalat Dhuha
Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setiap tulang dan persendian badan dari kamu ada sedekahnya; setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap amar ma’ruf adalah sedekah, dan setiap nahi munkar adalah sedekah. Maka, yang dapat mencukupi hal itu hanyalah dua rakaat yang dilakukannya dari Shalat Dhuha.” (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Dawud)
Abu Hurairah r.a. berkata, “Kekasihku, Muhammad Saw. Berwasiat kepadaku agar melakukan tiga hal: Berpuasa tiga hari pada setiap bulan(Hijriah, yaitu puasa putih atau Bidl, tanggal 13,14,15),
dua rakaat shalat Dhuha, dan agar aku melakukan shalat Witir dulu sebelum tidur.” (HR Bukhari-Muslim).
Rasulullah Saw. bersabda: “Shalat Dhuha itu shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim)
Buraidah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Dalam tubuh manusia terdapat 360 persendian, dan ia wajib bersedekah untuk tiap persendiannya.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang sanggup, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ludah dalam masjid yang dipendamnya atau sesuatu yang disingkirkannya dari jalan. Jika ia tidak mampu,maka dua rakaat Dhuha sudah mencukupinya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).
Peregangan sungguh mutlak diperlukan, untuk kesiapan kita menyongsong hari penuh tantangan. Dan, Rasulullah Saw. menyinggungnya dengan ungkapan santun: “hak dari setiap persendian.” Semuanya cukup dengan dua rakaat dhuha. Shalat memang memiliki kombinasi unik dari tiap gerakannya bagi tubuh. Hanya saja untuk Dhuha, waktunyalah yang memang unik; waktu ketika tubuh memerlukan energy namun juga harus bersiap menghadang stress yang menerpa.
Dr. Ebrahim Kazim-seorang dokter, peneliti, serta direktur dari Trinidad Islamic Academy-menyatakan, “Repeated and regular movements of the body during prayers improve muscle tone and power, tendon strength, joint flexibility and the cardio-vascular reserve.” Gerakan teratur dari shalat menguatkan otot berserta tendonnya, sendi serta berefek luar biasa terhadap system kardiovaskular. Itulah peregangan dan persiapan untuk menghadapi tantangan, tapi bedanya dengan olah raga biasa adalah: pahalanya luar biasa!
Abu Darda r.a. meriwayatkan bahwa Nabi Saw. bersabda, Allah ‘azza wa jalla berfirman: “Wahai anak Adam kerjakanlah shalat empat rakaat kepada-Ku pada permulaan siang niscaya Aku akan member kecukupan kepadamu sampai akhir siang.” (HR at-Tirmidzi).
Terlebih lagi shalat Dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan teraturnya, tapi juga menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari, sesuai dengan keterangan dr. Ebrahim Kazim tentang shalat: “Simultaneously, tension is relieved in the mind due to the spiritual component, assisted by the secretion of enkephalins, endorphins, dynorphins, and others.”
Ada ketegangan yang lenyap karena tubuh secara fisiologis mengelurakan zat-zat seperti enkefalin dan endorphin. Zat ini sejenis morfin,termasuk opiate. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya. Bedanya, zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.
Jika barang-barang terlarang macam morfin bisa memberi rasa senang-namun kemudian mengakibatkan ketagihan disertai segala efek negatifnya- endorphin dan enkefalin tidak. Ia memberi rasa bahagia, lega, tenang, rileks, secara alami. Menjadikan seseorang tampak ebih optimis, hangat, menyenangkan, serta seolah menebarkan aura ini kepada lingkungan di sekelilingnya.
Subhanallah….Maka, shalat Dhuha-lah, peregangan sekaligus pereda stress. Inilah rehat yang tidak sekadar rehat. Daripada sekadar duduk-duduk mengobrol, ayo rehat dengan ber-Dhuha dan segera kembali beraktivitas setelahnya. Kemudian, rasakan bedanya!
Do'a Setelah Shalat Dhuha (dapat dibaca artinya saja tanpa Arab)
Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU,
dan keagungan itu adalah keagunganMU,
dan keindahan itu adalah keindahanMU,
dan kekuatan itu adalah kekuatanMU,
dan perlindungan itu adalah perlindunganMU,
Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah,
jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah
Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Islam dari segi Ajaran, Ibadah, Larangan, Perintah, Kitab Suci Al-Qur'an & lainnya bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS. 4 An-Nisaa':82
Maha Suci Allah dengan segala kekuasaan-Nya. Sungguh, apa-apa yang ditetapkan Allah, ada manfaat yng bisa diambil.
Jadi,,, 1 lagi bukti... Islam TERBUKTI BENAR!
DARI ILMIAH,,,, Islam terbukti Benar
DARI KITAB LAIN,,, Islam terbukti Benar
Segala puja & puji bagi ALLAH,,, Qur'an TERBUKTI Sepanjang Masa!
Qs.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
Jelang Mudik 20 Kapal Disiapkan Angkut Pemudik Motor
Info Mudik 2010
Pakar Info - 20 Kapal Siap Angkut Motor Pemudik
Dari 20 kapal itu, bisa diangkut 1.406 sepeda motor. Demikian dipaparkan Sesditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bobby R Mamahit.
Rinciannya, PT Pelni 3 unit kapal (KM Fudi, KM Ganda Dewata dan KM Egon) yang mampu angkut 600 motor. Kemudian ada 10 kapal dari PT Dharma Lautan Utama yang bisa mengangkut 419 motor. Selengkapnya
H-15 Perbaikan Jalan Pantura Rampung
erbaikan jalur pantai utara (pantura) sebagai jalan utama arus mudik maupun balik 2010 terus dikebut. Dinas Bina Marga Jateng menargetkan perbaikan jalur arus mudik bisa rampung pada H-15 lebaran mendatang.
Kepala Dinas Bina Marga Jateng, Danang Admodjo menyatakan, tak hanya perbaikan jalan, pihaknya juga melakukan peningkatan kualitas sejumlah jalur utama. Di jelaskan, pengerjaan sudah mulai dikerjakan beberapa waktu lalu di sejumlah ruas Pantura. Selengkapnya
Penumpang KA Diperkirakan Melonjak 10%
Wakil Kepala PT Kereta Api Daop IV, Maqsud Amroh mengatakan, lonjakan itu akan terjadi di semua kelas, baik ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Meski demikian lonjakan itu belum sampai membuat PT KA menambah jumlah gerbong. ''Tambahan gerbong dilakukan hanya saat lebaran. Musim libur sekolah tidak sampai memerlukan tambahan gerbong,'' katanya. Selengkapnya
Daftar Harga Tiket Kereta Api Khusus Lebaran
Pakar Info - Daftar Harga Tiket KA Khusus Lebaran Bisnis & Eksekutif
Harga tiket mudik lebaran mengalami kenaikan. Harga tiket paling mahal mencapai Rp 500.000 untuk keberangkatan H-4 hingga H-1 lebaran.
Namun kenaikan tersebut hanya untuk kereta-kereta tertentu. Berikut daftar harga tiket lebaran mulai H-7 hingga H+10 dari PT KAI, Rabu (4/8/2010).
Anggrek pagi dan malam, harga tiket mulai Rp 420.000. Pada H-4 sampai H-1 lebaran, harga tiket naik jadi Rp 500.000.
Argo Lawu, Argo Dwipangga, Bima dan Sembrani, harga tiket mulai Rp 390.000 hingga Rp 450.000. Harga tertinggi Rp 450.000 pada H-4 hingga H-1 lebaran.
Argo Sindoro dan Argo Muria, harga tiket mulai Rp 320.000 hingga Rp 400.000. Harga tertinggi Rp 400.000 untuk keberangkatan pada H-4 hingga H-1 lebaran.
Gajayana, harga tiket mulai Rp 420.000 hingga Rp 500.000. Keberangkatan H-4 hingga H-1, harga tiket mencapai Rp 500.000.
Taksaka I dan Taksaka II, harga tiket mulai Rp 320.000 hingga Rp 450.000. Untuk keberangkatan H-4 hingga H-1, harga mencapai Rp 450.000.
Gumarang eksekutif, harga mulai Rp 350.000 hingga Rp 400.000. Masih sama dengan kereta yang lain, harga tertinggi Rp 400.000 jatuh pada keberangkatan H-4 hingga H-1 lebaran.
Gumarang Bisnis, kenaikan harga tiket tidak begitu signifikan. Harga dimulai Rp 200.000 hingga Rp 220.000. Hanya keberangkatan H-4 hingga H-1 lebaran tiket mencapai Rp 220.000. Selebihnya semua Rp 200.000.
Bangunkarta, harga mulai Rp 300.000 hingga Rp 400.000. Harga tiket KA Senja Kediri mulai Rp 200.000-250.000. Fajar SMT, KA Senja SMT, harga tiket mulai Rp 110.000 hingga Rp 170.000.
Sedangkan KA Purwojaya, KA Sawunggalih, harga tiket mulai Rp 100.000 hingga Rp 250.000. Untuk KA Senja Solo, harga tiket mulai Rp 140.000 hingga Rp 180.000.
Fajar Yogya, mulai harga Rp 130.000 hingga Rp 180.000. Sedangkan untuk KA Argo Jati tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan. Harga tiket mulai Rp 110.000 hingga Rp 115.000.
Senin, 02 Agustus 2010
Sambut Lebaran, Telkomsel Sediakan 800 Posko Mudik
PAKAR INFO - Sekitar 802 posko terdiri dari posko utama, posko wisata, posko BTSP, dan outlet Siaga.Memasuki bulan suci Ramadhan, PT Telkomsel Tbk (Telkomsel) kembali menggelar TelkomselSiaga. Mengusung tema Sebar Kebaikan Raih Kemenangan, tahun ini anak perusahaan TelkomGroup itu mempersiapkan 802 posko siaga yang dilengkapi beragam layanan nlai tambah untuk perangkat mobile.
Untuk posko siaga, Telkomsel bekerjasama dengan sejumlah mitra yang terdiri dari unsur pemerintah, biro perjalanan, asuransi, produk, serta 28 mitra ATPM. Selengkapnya baca disini
