Senin, 29 November 2010
Biodata Robby Shine (Rb)
Kamis, 04 November 2010
PRT dipergoki Warga Sedang Mesum
Minggu, 19 September 2010
TKW Asal Jawa Timur diperkosa Majikannya di Penang
TKW Asal Jawa Timur diperkosa Majikannya di Penang: Kuala Limpur, Kantor berita Bernama, Sabtu (18/9) melaporkan Kepala polisi Georgetown Gan Kong Meng mengatakan, pembantu berusia 26 tahun bernama Wifa indah itu mengaku dipukuli kepalanya, tangan dan kakinya oleh ikat pinggang hingga cedera parah. Bahkan beberapa kali diperkosa oleh majikan laki-lakinya sebelum akhirnya dibuang di Taman Cenderawasih, Nibong Tebal. Dia terkapar selama 12 jam di pinggir jalan..
"Investigasi awal oleh polisi menunjukkan dia telah dianiaya selama empat bulan sebelum dibuang di kawasan permukiman Taman Cenderawasih, Nibong Tebal oleh majikannya," ujar Gan kepada wartawan.
Senin, 16 Agustus 2010
Ramadhan, Oknum PNS Mesum dengan ABG
Pakar Info - Jakarta : Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tertangkap basah sedang mesum dengan anak baru gede alias ABG. Seorang PNS yang diduga bernama Anto itu terjaring razia Polres Cirebon.
Jajaran Polres melakukan razia ke sejumlah hotel melati di seantero jalur Pantura Cirebon Kamis (12/8). Tidak hanya PNS, 2 pasangan mesum lainnya juga kedapatan kumpul kebo.
Polisi merahasiakan identitas para pelaku mesum, termasuk PNS yang diduga di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Kabag Ops Polres Cirebon Kompol Asep Pujiono mengakui seorang PNS terjaring razia. Namun, Asep belum mengetahui nama-nama pasangan yang terjaring. “Mereka masih dimintai keterangan secara intensif,” ujarnya.
Informasi yang dikumpulkan soal PNS yang terjaring razia, Anto tidak berusaha membuka pintu kamar hotel ketika petugas berulang kali mengetuk pintu kamar hotel.
Tak kunjung terbuka pintu kamar hotel, petugas menyisir bagian belakang hotel. Akhirnya, Anto tengah berusaha kabur dengan cara memanjat jendela bagian belakang.
Nasib apes. Anto bersama pasangannya, gadis ABG berumur 15 tahun, langsung digelandang ke mobil Dalmas yang sudah menunggu di halaman hotel tersebur.
Saat ditanya tindaklanjut Polres Cirebon terhadap Anto, Asep menegaskan pihaknya akan melaporkan kepada instansi tempat bernaung sang PNS. “Kami akan mengirimkan surat ke instansi tempat PNS itu bekerja,” pungkasnya. (Inilah.com)
Lokasi Wisata Sejarah Jadi Tempat Mesum
Pakar Info - Tulungagung : Kawasan wisata Goa Pasir, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung mempunyai nilai sejarah tinggi. Namun, lokasi ini kerap dijadikan lokasi pasangan yang mabuk kasmaran untuk berbuat mesum. Bahkan di bulan Ramadan pun, aktivitas pacaran di lokasi itu tak berkurang.
Pantauan dilokasi, Minggu (15/8) menjelang sore, tampak puluhan sepeda motor terparkir di penitipan. Namun saat di lokasi hanya terlihat beberapa orang saja yang duduk-duduk di bebatuan Goa Pasir. Menurut Djani (57), warga setempat, kebanyakan pengunjung Goa pasir datang berpasang-pasangan.
Mereka sengaja datang untuk mencari lokasi pacaran. Biasanya, mereka akan naik ke atas bukit yang rimbun pepohonan dan bongkahan-bongkahan batu. Di antara pepohonan dan tonjolan batu-batu besar itulah mereka kemudian memadu kasih. Itulah sebabnya, keberadaan mereka tak tampak jika dilihat dari bawah.
"Biasa, kalau sampai di lokasi ini pasti langsung hilang. Cari tempat sendiri-sendiri," katanya dengan diiringai tawa kecil.
Djani menambahkan, warga di sekitar lokasi wisata Goa Pasir sudah permisi dengan para pengunjung yang hanya mencari lokasi pacaran. Sebab, dari para pengunjung mereka mendapat uang tambahan, baik untuk penitipan sepeda maupun sumbangan sukarela.
Sayangnya, aktivitas pasangan beda jenis ini kerap dijadikan tontonan anak-anak. Seperti halnya Aan (16) dan Andri (16), Warga Desa/Kecamatan Sumbergempol. Dua siswa kelas I di sebuah STM swasta ini mengaku sengaja datang ke Goa Pasir untuk mengintip aktivitas orang pacaran.
"Siapa suruh pacaran di tempat umum. Kan saya juga tidak salah kalau melihat mereka," kata Aan sambil cengar cengir.
Dalam menjalankan aksinya, keduanya mengaku pura-pura mendaki ke atas bukit. Dalam perjalanan ke atas itulah mereka sengaja berbelok di antara bebatuan. Di sanalah mereka kerap menemukan berbagai aktivitas manusia berbeda jenis. Bahkan jika sampai ke puncak bukit, keduanya bebas memilih pemandangan yang diinginkan. Meski sering diganggu para pengintip, namun para pelaku tidak pernah marah.
"Mau marah kan mereka yang salah. Sudah tahu lokasi wisata kok dibuat mesum," elak Andri.
Andri menambahkan, gaya pacaran para pengunjung Goa Pasir sudah kelewat batas. Dari sekadar cium-ciuman, raba-rabaan sampai melorotkan celana. Bahkan Andri mengaku kerap menemukan kondom bekas pakai, dibuang begitu saja di rerimbunan belukar.
Rupanya tak hanya hari libur saja, para pengunjung memanfaatkan Goa Pasir menjadi lokasi pacaran. Menurut Aan dan Andri, di hari biasa pun jumlah mereka masih banyak. Bahkan tidak sedikit di antara pengunjung adalah pelajar yang masih memakai seragam putih abu-abu. "Puasa atau tak puasa, libur atau tak libur sama saja. Tetap banyak yang pacaran," pungkas Aan. (Inilah.com)
Selasa, 03 Agustus 2010
Pelaku Pelecehan di Bus TransJ Diancam Dua Tahun Penjara
PAKAR INFO - Dedy Asmara Akan Jalani Tes Kejiwaan
PNS BPKP yang menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi di bus TransJakarta, Dedy Asmara, akan menjalani tes kejiwaan. Tes itu dilakukan guna membuktikan Dedy terangsang atau mengalami gangguan jiwa. Selengkapnya
PAKAR INFO - Raba Mahasiswi Di Bus, Oknum BPKP Babak Belur
Sungguh bejat kelakuan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta yang satu ini. PNS Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berinisial DA itu melakukan tindak asusila pelecehan seksual di atas busway, terhadap mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah dan Trisakti, Senin (2/8). Selengkapnya
PAKAR INFO - Pelaku Pelecehan di Bus TransJ Diancam Dua Tahun Penjara
Pegawai negeri sipil Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan berinisial DA yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi di dalam bus Transjakarta kemarin (2/8) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Pusat. Selengkapnya
Rabu, 28 Juli 2010
Foto Skandal Seks Bon Jovi Beredar
PAKAR INFO - Skandal sek artis bukan hanya melanda Ariel, Luna dan Cut Tari. Vokalis Bon Jovi, Jon Bon Jovi yang dikenal sebagai pria baik-baik dikagetkan dengan beredarnya foto dirinya bersama empat wanita bugil dalam satu ranjang di berbagai media.
Namun jangan salah sangka dulu, tidak ada hubungan mesum sebagaimana yang dilakukan artis di Indonesia. Di foto yang diambil oleh fotografer terkenal Ross Marino pada tahun 1985 hanya bertujuan untuk mempromosikan album kedua Bon Jovi yang berjudul "7800 Fahrenheit". Ketika Jon berusia 22 tahun.
Foto disimpan selama 20 tahun oleh mantan manajer tur band ini, Rich Bozzet, sampai ia mengeluarkan foto ini dalam bentuk buku biografi yang diluncurkan secara online. Bozzet juga mengatakan kepada website Daily Mail, ketika foto itu diambil Bon Jovi memang memintanya untuk memusnahkan foto itu. Tetapi Bozzet tidak melakukannya, melainkan menyimpan foto itu sampai ia meluncurkan buku ini.
Foto ini hanya buatan dan sudah di set sedemikian rupa agar tampak provokatif, dan saat itu Jon sudah berkencan dengan Dorothe Hurley, isterinya dan ibu dari keempat anaknya. Dalam bukunya Bozzet, ia juga menceritakan kisah band ini yang menggunakan obat-obatan.
Bozzet yang merasa seperti anggota ke-6 dari Band Bon Jovi ini dipecat karena tidak jujur dalam masalah keuntungan band ini. Buku yang diberi judul "Sexs, Drugs and Bon Jovi" ini akan dijual secara online. (BI-2010)
Sabtu, 17 Juli 2010
[Astaga] Ayah "Gagahi" Anak Kandung Hingga Hamil
PAKAR INFO - Kasus pelecehan seksual terhadap anak kembali terjadi, kali ini terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Berikut petikannya yang kami kutip dari okezone.com.
Suram sudah masa depan Bunga (14)- nama samaran-. Gadis itu berulangkali diperkosa ayahnya sendiri hingga melahirkan seorang bayi.
Bunga dipaksa memuaskan nafsu bejat ayah kandungnya berinisial Ud (32) asal Kabupaten Bener Meriah, Aceh sejak Desember 2008.
Menurut Aktivis Koalisi NGO HAM Aceh Zulfikar Muhammad yang mendampingi korban dan mengadvokasi kasus itu, kejadiannya terjadi di rumah Bunga, di sebuah Desa di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Saat itu, ibu Bunga yang juga isteri pelaku sedang dalam masa bersalin anak ke empatnya.
Korban dipaksa oleh ayahnya untuk berhubungan intim. Mulanya, Bunga bersikeras, namun ia diancam dan tak berdaya melawan Ud yang lebih kuat darinya. “Setelah itu, korban sangat trauma dan tidak berani melaporkan karena malu,” kata Zulfikar di Banda Aceh, Selasa (13/7/2010).
Celakanya, aksi bungkam Bunga dimanfaatkan lagi oleh sang ayah. Pelaku mengulang lagi perbuatannya berulangkali hingga diketahui Bunga berbadan dua.
Adalah Bibi korban yang semula curiga dengan perubahan di tubuh korban. Bunga yang masih tercatat sebagai siswi di sebuah SMP di Bener Meriah akhirnya mengaku dihamili ayahnya sendiri.
Marah bukan kepalang, kasus itu dilaporkan ke Polisi dan LBH di Bener Meriah. “Terungkapnya pada Mei 2010,” ujar Zulfikar. Sebulan kemudian, pelaku berhasil ditangkap dan kini masih ditahan di Mapolres Bener Meriah.
Aib ditanggung keluarga itu berlipat ganda. Usai Ud ditangkap, Bunga akhirnya diketahui sudah melahirkan sesosok bayi hasil hubungan terlarangnya itu di RSU Zainal Abidin, Banda Aceh, pada Minggu (11/7/2010).
Bunga terpaksa diboyong ke Banda Aceh karena ia malu tinggal di kampungnya. Zulfikar menuturkan, kondisi Bunga sekarang trauma berat dan sulit diajak berbicara. “Dia juga menolak menyusui bayinya itu,” ujar Zulfikar sembari berharap ada orangtua asuh yang bersedia menyusui bayi itu.
Zulfikar mengkritik sikap Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Aceh yang tak memberi perhatian terhadap kasus ini. Pihaknya berharap, kasus ini dapat perhatian dari Pemerintah agar Bunga bisa memperoleh haknya sebagai warga negara.
