Tampilkan postingan dengan label Pembakaran Al-Quran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembakaran Al-Quran. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 September 2010

Aksi Pembakaran Al-Quran oleh dua Pendeta di Tennessean





Aksi Pembakaran Al-Quran oleh dua Pendeta di Tennessean: Pembatalan pembakaran Alquran hanya omong kosong belaka. Faktanya, dua pendeta justru melakukannya. Yang melakukan bukan Pendeta Terry Jones, tapi kedua pengikutnya.

Pendeta Bob Old bersumpah melaksanakan aksinya membakar Alquran. Bersama Pendeta Danny Allen, Old melakukan aksinya di hadapan sekelompok orang yang sebagiannya merupakan awak media, Sabtu (11/9) lalu, sama persis pada hari yang dideklarasikan Terry Jones. Kedua pendeta itu menyiram dua buah mushaf dan sebuah teks Islam lainnya dengan cairan pembakar, lalu menyulutnya dengan api. Mereka menyaksikan bersama-sama kitab suci umat Islam itu menjadi abu.

Jumat, 10 September 2010

Vatikan Mengutuk Rencana Pembakaran Al Quran




Roma, Vatikan mengutuk rencana sebuah gereja di Florida yang akan memperingati serangan 11 September di AS dengan membakar Al Quran. Vatikan menyebut rencana itu sebagai tindakan yang memalukan.

Para pemimpin AS, mulai dari Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton hingga Ketua Masyarakat Islam Amerika Utara dan panglima tinggi AS di Afganistan, telah mengutuk rencana pemimpin sebuah gereja kecil di Florida untuk membakar Al Quran.

Angelina Jolie Kecam Rencana Bakar Al Quran




Pakistan, Aktris Hollywood Angelina Jolie mengecam rencana pembakaran Al Quran bertepatan dengan peringatan 11 September mendatang. Hal ini diungkapkan Jolie (35) saat berkunjung ke Pakistan sebagai Duta UNHCR PBB. Demikian dilansir The Christian Science Monitor, Kamis (9/9/2010).

"Saya sudah mendengar jika seseorang akan melakukan sesuatu terhadap kitab suci," katanya. Kritikan Jolie ini senada dengan pernyataan seorang petinggi militer AS yang menyatakan bahwa pembakaran Al Quran itu akan membahayakan pasukan Amerika Serikat (AS) di Afganistan.

Presiden Nigeria Mengutuk Rencana Pembakaran Al Quran oleh Sebuah Gereja di Amerika Serikat




Hubungan Antar-agama Terancam: Presiden Nigeria Goodluck Jonathan, Kamis (9/9/2010), mengutuk rencana sebuah gereja di Amerika Serikat untuk membakar Al Quran. Ia mengkhawatirkan aksi itu dapat "merusak ikatan yang telah rapuh" antara kelompok Islam dan Kristen.

Sebagai seorang pemimpin dari sebuah negara yang dikenal dengan keberagaman etnis dan agamanya, Jonathan mengatakan bahwa ia berkewajiban untuk bergabung dengan seruan kecaman terhadap rencana sebuah gereja di Florida untuk membakar Al Quran guna menandai peringatan serangan 11 September 2001.