Kamis, 31 Januari 2013

Dalil-dalil Tentang Waktu Sholat

PAKAR INFO : Dalil-dalil Tentang Waktu Sholat - Berikut ini adalah beberapa dalil mengenai waktu-waktu sholat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW :
Dalil-dalil Umum : 
  1. Sesungguhnya shalat atas orang-orang beriman telah ditetapkan waktunya (QS. An-Nisa 103) 
  2. Dari Ibnu Mas’ud, bersabda Rosulullah SAW : Sebaik-baik amal adalah sholat tepat pada awal waktunya. (HR. Tarmidzi) 
  3. Dari Abi Mahdzuroh bahwasanya Nabi bersabda : Awal waktu adalah ridho Allah, pertengahannya adalah rahmat Allah dan akhirnya itu kelonggaran Allah. (HR. Daraquthni dengan sanad dhoif sekali) 
  4. Dari Abdillah bin Amru bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Waktu dluhur apabila matahri tergelincir sampai bayangan seseorang sepanjang badannya selama belum datang waktu Ashar, dan waktu ashar selama belum kuning matahari , dan waktu sholat Maghrib selama belum hilang tanda merah dan waktu sholat Isya hingga tengah malam dan waktu shubuh dari terbit fajar selama belum terbit matahari, apabila tela terbit maka tahanlah untuk tidak sholat karena matahari terbit antara 2 tanduk syetan (HR. Muslim) 
WAKTU SHOLAT SHUBUH 
  • Dari Abi Mas’ud Al Anshori bahwa Rosulullah SAW melakukan sholat subuh di saat akhirmalam (masih gelap) kemudian pada kali yang lain dilakukannya ketika hari kulai terang, setelah itusholat tetap dilakukannya pada waktu gelap tersebut sampai beliau wafat dan tidak lagi melakukannya pada jwaktu hari telah terang. (HR. Baihaqi) 
  • Dari Aisyah: Mereka (perempuan-perempuan mu’minat) ikut melakukan sholat fajar bersama Nabi SAW dengan menyelubungi badan mereka dengan kain dan setelah selesai sholat mereka pulang ke rumah. 
  • Dari Rofi’ bin Kudhaij bahwa Nabi SAW bersabda berpagi-pagilah dalam melakukan sholat Shubuh karena pahalanya lebih besar bagimu. Dalam riwayat lain disebutkan berterang benderanglah dalam melakukan sholat Shubuh karena ia lebih besar pahalanya buatmu. (HR Tarmidzi) 
  • Dari Abi Qotadah; Bersabda SAW “……….Maka barang siapalupa dari Sholat atau ketiduran maka Sholatlah ketika ingat”. (HR Nasai’) 
  • Dari Imron bin Hushoin; Kami melakukan perjalanan malam bersama Nabi SAW tatkala hari telah larut malam, kami berhenti untuk istirahatsampai akhirnya kami dibangunkan oleh terik matahari, maka kami angkit buru-buru berwudlu, tapi nabi menyuruh kami untuk tenang lalu kami berangkat melanjutkan perjalanan hingga ketika matahari telah tinggi maka Nabi SAW pun berwudlu, lalu menyuruh Bilal adzan. Kemudiansholat 2 rokaat sebelum shubuh, lalu Iqomat maka kamipun Sholat. (HR. Ahmad)

WAKTU SHOLAT DHUHUR 
  • Dari Abi Huroiroh Bersabda Rosulullah SAW : Apabila cuaca sangat panas maka akhirkanlah sholat sampai dengan dingin karena terik panas dari uap neraka jahanam (HR. Jamaah) 
  • Dari Annas Bin Malik Adalah nabi bila cuaca panas beliau akhirkan sholat apabila cuaca dingin beliau segerakan sholat. (HR. Nasai) 
  • Dari Anas bin Malik; Kami sholat bersama Rosulullah SAW pada waktu cuaca sangat panas, hingga ketika salah seorang di antara kita tidak mampu meletakkan keningnya pada tanah beliau menghampatkan kain dan bersujud di atasnya. (HR. Muslim) 

WAKTU SHOLAT ASHAR 
  • Dari Abu Hurairah : Bahwasanya Nabi SAW bersabda “ Barang siapa yang mendapat 1 rokaatsebelum terbenamnya atahari maka dia sudah mendapat pahala sholat Ashar. (HR Jamaah) 
  • Jagalah Sholat-sholat dan sholat Wustho ( QS. Al Baqorah 238) 
  • Dari Rofie bin khudaij berkata” kami sholat ashar bersama Rosululloh SAW kemudian kami menyembelih onta lalu kami bagi 10 kemudian kami masak dan makan dagingnya sesudah di masak sebelum matahari terbenam”. 
  • Dari Anas bersabda Rosululloh SAW “ itulah sholat-sholat munafiq yaitu yang duduk menunggu matahari hingga apabila matahari sudah berada diantara 2 tanduk syetan maka ia berdiri dan mempercepat sholatnya yang 4 rokaat hingga ia tidak ingat Allah kecuali sedikit” (HR Jamaah) 
  • Dari Buraidah Al Aslamy; Bersabda Nabi SAW “ bersegeralah menunaikan sholatpada waktu mendung barang siapa terlambat sholat Ashar maka hapuslah amalannya (HR. Ahmad) 
  • Dari Ali bahwasanya Nabi SAW bersabda pada perang Ahzab” Semoga Allah memenuhi kubur-kubur mereka dan rumah-rumah mereka dengan api sebagaimana mereka telah memalingkan kami sholat ashar hingga matahari terbenam. (HR. Jamaah) 

WAKTU SHOLAT MAGRIB 
  • Dari Saib bin Yazid bahwasanya Rosululloh SAW bersabda:” Umatku senantiasa berada di atas Fitroh selama mereka Sholat Magrib sbelum munculnya bintang”. (HR. Ahmad) 
  • Dari Rofi bin Khudaij kami biasa sholat Maghrib bersama Rosulullah SAW, kami selesai sholat sementara tombak-tombak yang tertancap masih nampak. (HR Muslim) 

WAKTU SHOLAT ISYA 
  • Dari Ibnu Umar bahwasanya Nabi SAW bersabda “ Syafaq itu adalah cahaya merah, bila syafaq telah terbenam maka tibalah waktu Isya”. (HR. Daraquthni) 
  • Dari Abi Hurairoh Rosulullah SAW bersabda “ Seandainya aku tidak khawatir memberatkan umatkau, niscaya aku perintahkan mereka mengakhirkan Isya sampai 1/3 malam atau ½ malam”. (HR Ahmad) 
  • Dari Aisyah berkata “ Nabi SAW pada suatu malam pernah mengerjakan Isya pada waktu malam sudah gelap hingga ½ malamtelah lewat sehingga orang-orang yang di Masjid sudah tertidur, kemudian Nabi keluar untuk sholat lantas nabi bersabda : inilah waktu yang paling tepat seandainya tidak memberatkan umatku”. (HR Muslim) 
  • Dari Abi Barzah Aslamy bahwasanya Nabi SAW suka mengakhirkan Isya yang mereka namakan Athamah tetapi beliau tidak tidur sebelumnya dan ngobrol sesudahnya. (HR. Jamaah) 
  • Dari Ibnu Mas’ud berkata : Rosulullah SAW melarang kami begadang sesudah Isya. 
  • Dari Umar : Rosulullah SAW biasa begadang di rumah Abu Bakar pada malam hari , begitulah apabila membicarakan persoalan-persoalan umat Islam dan saya bersama dia.(HR. Ahmad) 
  • Dari Ibnu Abbas: “ Akutidur di rumah Maimunah pada suatu malam dimana Rosulullah berada di rumah Maimunah, Nabi berbincang-bincang dengan istrinya sebentar kemudian tidur”. (HR Muslim)

'>
Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA